Beranda » Blog » Thrift Bisa Menularkan Penyakit? Ini Cara Biar Tetap Aman!

Thrift Bisa Menularkan Penyakit? Ini Cara Biar Tetap Aman!

Diposting pada 20 September 2025 oleh rakyatuku / Dilihat: 172 kali

Gambar/Ilustrasi: Pexels

 

Thrifting sudah tren di kalangan anak muda. Selain harganya yang ramah kantong, pakaian thrift juga bikin kamu bisa tampil beda tanpa harus keluarin budget besar. Banyak banget model vintage, unik, bahkan branded yang bisa kamu temukan kalau rajin hunting.

Tapi, ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu kebersihan dan kesehatan. Pakaian bekas yang nggak dicuci dengan benar bisa jadi “rumah” untuk kuman, tungau, atau jamur. Kalau kamu pakai langsung tanpa proses pembersihan yang tepat, bisa-bisa kulit kamu yang menjadi korban.

Nah, supaya kamu tetap bisa enjoy thrifting tanpa drama gatal-gatal, yuk kenalan sama beberapa penyakit yang bisa menular lewat pakaian thrift. Tenang, Minka juga akan kasih tahu tips atau cara mencegahnya.

 

5 Penyakit yang Bisa Nular dari Pakaian Thrift

1. Scabies (Kudis)

Scabies disebabkan oleh tungau kecil bernama Sarcoptes scabiei yang bisa nempel di serat kain. Begitu kamu pakai bajunya, tungau bisa pindah ke kulit kamu. Gejalanya berupa rasa gatal yang parah (apalagi malam hari) dan muncul bintik-bintik merah di kulit. Kalau nggak segera diobati, scabies bisa menyebar ke orang lain yang tinggal satu rumah sama kamu.

 

2. Dermatitis Kontak

Sisa deterjen, pewangi, atau bahkan keringat dari pemilik sebelumnya bisa memicu alergi. Kulit kamu bisa jadi merah, gatal, perih, bahkan mengelupas. Ini yang disebut dermatitis kontak. Biasanya gejala muncul beberapa jam setelah kamu pakai bajunya.

 

3. Kurap (Tinea Corporis)

Kurap adalah infeksi jamur yang gampang banget menular. Jamurnya bisa bertahan lama di pakaian kotor. Tandanya berupa ruam merah berbentuk cincin yang bikin gatal dan kadang bikin malu kalau ada di bagian tubuh yang terlihat.

 

4. Kutu & Telurnya

Kutu nggak cuma ada di rambut. Kutu badan juga bisa bersembunyi di lipatan pakaian. Begitu kamu pakai bajunya, kutu bisa pindah ke kulit atau rambut kamu. Efeknya? Gatal luar biasa dan bisa bikin iritasi.

 

5. Infeksi Bakteri

Bakteri seperti Staphylococcus aureus bisa nempel di baju bekas. Kalau ada luka kecil di kulit kamu, bakteri bisa masuk dan bikin infeksi bernanah.

 

Cara Penyebaran Penyakit dari Baju Thrift

  • Kontak langsung: Pakaian yang kotor bisa menularkan bakteri hanya dengan dipegang atau dipakai.
  • Penyimpanan yang kotor: Banyak baju thrift disimpan di gudang lembap atau tempat berdebu. Hal ini dapat meningkatkan risiko kontaminasi pertumbuhan bakteri.
  • Dipakai banyak orang: Ada kemungkinan baju yang kamu beli udah dicoba banyak orang sebelum kamu beli, bikin risikonya makin tinggi.

Cara Aman Biar Tetap Bisa Thrifting

  1. Cuci dengan air panas sebelum dipakai. Ini cara paling ampuh buat bunuh kuman, tungau, dan jamur.
  2. Rendam dengan antiseptik atau disinfektan pakaian. Supaya makin steril.
  3. Jemur di bawah sinar matahari langsung. Panas matahari bisa membunuh banyak bakteri dan jamur yang masih nempel.

Dengan langkah-langkah ini, kamu tetap bisa hunting barang thrift tanpa khawatir bawa pulang penyakit.

 

Cara Paling Praktis: Custom Kaos Sendiri!

Kalau kamu tipe orang yang males ribet cuci-cuci ekstra, ada cara yang lebih gampang biar tetap gaya, yaitu custom kaos sablon sendiri. Di Rakyatuku, kamu bisa bikin kaos dengan desain sesuka hati, bahan adem, dan pastinya 100% baru dan steril. Soal harga nggak perlu khawatir — mulai dari 40 ribuan aja! Tanpa minimum order.

 

TIKTOK: @rakyatuku

INSTAGRAM: @rakyatuku

SHOPEE: @rakyatuku

WHATSAPP : 0857-7116-7527

Bagikan ke

Thrift Bisa Menularkan Penyakit? Ini Cara Biar Tetap Aman!

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Thrift Bisa Menularkan Penyakit? Ini Cara Biar Tetap Aman!

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: